Indonesian English

Alternative flash content

Requirements

Bono adalah ombak besar yang dihasilkan dari pertemuan air sungai dari hulu dan bertemu dengan air laut di muara, karena perbedaan tekanan atau pasang surut air laut dan aliran air sungai dari hulu mengakibatkan pembentukan ombak besar diwilayah muara sungai menuju ke arah hulu. Bagi masyarakat lokal, mitos bono adalah sebagai karunia Tuhan dan maysarakat saat ini tidak boleh untuk berdekatan dengan  bono apalagi melintasinya. Saat ini, bono dijadikan tempat surfing bagi masyarakat Indonesia dan manca negara karena kualitas ombaknya. Pariwisata Bono adalah pariwisata khusus yang menarik di Riau dan berlokasi di Sungai Kampar, Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan.

Fenomena alam satu ini sangat menarik, terletak di kabupaten Pelalawan sebuah kabupaten di Provinsi Riau tepatnya di daerah Teluk Meranti. Asal kata bono yang berarti benar digunakan untuk merujuk gelombang yang ada di sungai kampar. Gelombang-gelombang yang terjadi di hilir sungai kampar yang terjadi seperti ombak di lautan pada umumnya. Gelombang-gelombang ini terjadi secara alami dari daerah laut menuju ke dalam arah sungai dan terjadi secara terus menerus hanya saja besar kecil gelombangnya saja yang berbeda.

Berbagai mitos dan cerita yang disebutkan tentang bono, ada yang diceritakan bono berasal dari 7 mahluk halus yang digunakan untuk menjaga aliran sungai kampar dari bajak laut, dan cerita-cerita masyarakat lainnya tentang bono tersebut. Dari cerita-cerita tersebut keberadaan bono cukup disakralkan masyarakat di tambah cerita tentang keberadaan keraan mahluk halus yang berada disekitar bono tersebut. Mahluk halus oleh masyarakat disebut dengan orang bunian, bagi sebagian masyarakat meyakini bahwa mahluk halus ini mempunyai kerajaan gaib yang berada disekitar aliran sungai kampar.

Bono pada awalnya dianggap sebagai ombak yang menakutkan, tetapi pada saat ini gelombang bono telah dimanfaatkan sebagai ajang permainan selancar. Bono biasanya terjadi pada setiap tanggal 10-20 bulan Melayu dalam tahun Arab yang biasa disebut penduduk sebagai Bulan Besar atau Bulan Purnama. Biasanya gelombang Bono atau Ombak Bono yang besar terjadi pada tanggal 13-16 bulan Melayu tahun Arab tersebut. Sudah banyak para peselancar atau surfers yang mencoba mengarungi gelombang dari bono tesebut dan kelihatannya mereka sangat menikmati permainan air dari gelombang tersebut.

Gelombang air yang unik memberikan daya tarik tersendiri, biasanya para peselancar melakukannya di laut tetapi selancar bono dilakukan di sungai. Mungkin fenomena alam ini tidak beberapa ada di dunia dan salah satunya ada di sini tepatnya di Hilir Sungai Kampar di Daerah Teluk Meranti. Mungkin anda seorang peselancar atau anda orang yang suka menikmati eksotika dan fenomena alam kalau anda tertarik silahkan datang lansung menikmati fenomena alam yang luar biasa ini.

Untuk info bono dan reservasi dapat diunduh ke: http://www.bonosurf.com/en/bono-surf-trip-bookings.html


       WWF-Indonesia Program Riau
       Jalan Cemara Kipas No. 33
       Kel. Delima, Kec. Tampan, Pekanbaru - Riau
       Telp : +62 761 855006, Fax : + 62 761 32323
       Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


        Balai Taman Nasional Tesso Nilo
        Jl. Raya Langgan KM 4
        Pangkalan Kerinci, Pelalawan - Riau
        Telp/faxs: +62 761 494728
        Copyright 2012-2015, www.tessoniloecotour.com - All rights reserved.